Konawe Selatan – Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) turut berkontribusi dalam Pengabdian Kolaborasi Nasional bersama Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Halu Oleo (UHO). Kegiatan tersebut mengusung program Integrasi Pakan dan Manajemen Budidaya Sapi yang dilaksanakan di Desa Jatibali, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam mengimplementasikan hasil penelitian dan inovasi teknologi peternakan secara langsung kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, akademisi dari IPB, UHO, dan Unsulbar bersama-sama memberikan penguatan pengetahuan dan keterampilan kepada peternak dalam meningkatkan produktivitas serta efisiensi usaha sapi potong.
Sebanyak 40 peternak sapi mengikuti kegiatan yang berfokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang peternakan. Materi yang diberikan mencakup manajemen pemeliharaan ternak, pencegahan penyakit, manajemen pakan, serta strategi penyediaan pakan berkualitas untuk mendukung pertumbuhan dan produktivitas sapi potong.
Salah satu fokus utama kegiatan adalah pemanfaatan sumber daya lokal sebagai bahan pakan ternak. Para peternak diperkenalkan dengan berbagai hijauan unggul, di antaranya rumput gajah dan rumput Pakchong, serta pemanfaatan limbah agroindustri seperti ampas tahu dan ampas onggok sebagai alternatif sumber pakan yang memiliki nilai ekonomis dan relatif mudah diperoleh.
Bagi Program Studi Peternakan Unsulbar, keterlibatan dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam mentransfer pengetahuan dan teknologi peternakan kepada masyarakat. Kolaborasi lintas perguruan tinggi juga menjadi ruang untuk memperkuat jejaring akademik sekaligus mempertemukan hasil-hasil kajian perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata yang dihadapi peternak di lapangan.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan pendampingan antara akademisi dengan peternak. Interaksi tersebut memberikan kesempatan kepada peternak untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam pengelolaan usaha sapi potong, sekaligus memperoleh alternatif solusi yang dapat diterapkan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Pemanfaatan bahan pakan lokal menjadi salah satu perhatian penting dalam kegiatan ini karena dapat mendukung efisiensi biaya produksi. Dengan pengelolaan pakan dan manajemen pemeliharaan yang tepat, peternak diharapkan mampu meningkatkan performa ternak sekaligus mengembangkan usaha peternakan yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Jatibali. Kepala Desa Jatibali, I Made Budiartha, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan dan berharap kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus berlanjut sehingga memberikan manfaat bagi peningkatan pengetahuan, produktivitas usaha ternak, dan perekonomian masyarakat.
Melalui Pengabdian Kolaborasi Nasional UHO–IPB–Unsulbar, Program Studi Peternakan Universitas Sulawesi Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Sinergi ini diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan peran perguruan tinggi dalam mendorong pembangunan peternakan yang produktif, efisien, berbasis potensi lokal, dan berkelanjutan.